Uyau Moris – Anak Suku Dayak Kenyah Borneo “Sounds of Journey”

DIK_2630

JogjaToday – Borneo (Sound of Journey) bertujuan menceritakan perjalanan hidup sang seniman sejak masih kecil hingga dewasa. Melalui musik Uyau Moris akan menceritakan kisah hidupnya yang penuh dinamika naik turun, suka dan cita. Mungkin konser retrospektif ini akan terdengar personal karena menceritakan kisah hidup sang seniman, namun sebenarnya konsep Borneo (Sounds of Journey) sekaligus merespon isu benturan budaya dan suku yang sering terjadi di Indonesia, terutama di Yogyakarta.

Sebagai seorang anak suku Dayak yang merantau ke tanah Jawa, Uyau Moris mau tidak mau harus merasakan keadaan saat ia harus berbaur dengan banyak orang dari berbagai suku. Dan juga harus menghadapi dan menjalani adat istiadat serta kebiasaan suku Jawa yang sebelumnya belum pernah ia jumpai di tanah Borneo. Dalam konser Borneo (Sound of Journey) inilah Uyau Moris berusaha mengajak para penonton untuk merenungkan kembali makna hidup bersama dengan damai.

Uyau Moris memadukan musik tradisi Dayak, Jawa, Sumatra, dengan bermacam alat musik konvensional modern seperti drum, bass, keyboard, atau gitar. Selain keragaman alat musik dan bentuk musik yang disajikan, Seluruh pendukung acara ini yaitu 20 orang pemain musik dan 70 orang tim produksi adalah orang-orang yang berasal dari suku/etnis yang berlainan.

 

photo by Didik Widiantoro for jogjatoday

 

You may also like...

%d bloggers like this: