Srimpi Jayaningsih di Artjog 2018

Jogjatoday – Perhelatan seni kontemporer tahunan ARTJOG kembali digelar di Jogja Nasional Museum selama satu bulan, mulai 4 Mei sampai 4 Juni 2018. Ratusan karya seniman terpampang di tiga lantai bangunan yang dulunya merupakan kampus ISI senirupa saat belum pindah ke jalan parangtritis. Berbeda dari tahun sebelumnya ARTJOG kali ini lebih banyak menggunakan teknologi untuk mempercantik hasil karyanya para seniman. Terlihat dari 30 unit printer dengan 4000 hingga 11000 lumens untuk menampilkan hasil karya seniman. Bahkan bukan sekadar karya atau instalasi seni rupa, melainkan juga berisi pesan-pesan soal pencerahan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sesuai tema ARTJOG yang memasuki tahun ke-11 yakni Enlightenment atau Pencerahan, seniman ikut mengimplementasikan makna pencerahan secara beragam.
Karya yang tak kalah menarik adalah Healing Garden (Yogyakarta) oleh Hiromi Tango, seniman berdarah Jepang yang telah 20 tahun tinggal di Australia. Performance dan workshop membuat bunga kertas yang dilakukannya memikat banyak sekali pengunjung.
Pertunjukan musik setiap malam selama perhelatan berlangsung juga bisa dinikmati pengunjung dipanggung utama yang berada dibelakang ruang pameran. Setidaknya, ada 83 penampil yang ikut unjuk gigi dalam ajang ini. Salah satu penampil di panggung tersebut adalah Nimas Dwi seniman tari Surakarta beserta teman-teman penari yang lain yaitu Elsa Kurnia Murti, Candra Dewi Wahyu Larasati, Kyky Meryan Dho Selvy dan Bagus Aji Cahya Wibawa . Penampilan Nimas kali ini (06/05) berjudul Srimpi Jayaningsih merupakan tari gabungan gaya surakarta dan gaya yogyakarta. Tari ini di susun oleh Sunarno purwalelana pada tahun 1992. Secara etimologi jayaningsih berasal dari dua kata jaya dan sih dan mendapatkan sisipan ing. Jaya berarti kemenangan sedangkan sih mempunyai arti asih atau katresnan atau percintaan. Jadi jayaningsih berarti kemenangan katresnan atau cinta.
Kemudian dilanjutkan penampilan Wasi Bantolo yang berjudul Kidung Kayungyun yang ditarikan oleh 8 orang.
ARTJOG 2018 menampilkan seratusan karya dari 54 seniman dalam dan luar negeri. Tidak hanya memamerkan karya seni rupa, ARTJOG juga mengadakan pementasan teater untuk anak yang bekerja sama dengan Papermoon Puppet Theater dan Polyglot Theater Australia.