Lucifer Bertemu Rubah di Rumah Tembi Budaya Yogyakarta

Marnix Dorrestein sebagai gitaris dan vokalis sedangkan Willem Wits sebagai drummer. pada pementasan Ciao Lucifer di Tembi Rumah Budaya Yogyakarta

Jogjatoday – Erasmus Huis, Pusat kebudayaan Belanda kembali akan menyelenggarakan konser musik di Yogyakarta, kali ini Erasmus membawa grup music Rock duo Ciao Lucifer dari Belanda. Marnix Dorrestein sebagai gitaris dan vokalis sedangkan Willem Wits sebagai drummer. Seperti yang dikatakan salah satu personil Ciao Lucifer tersebut saat prescon di Tembi mengatakan bahwa Ciao berarti sampai jumpa sedangkan Lucifer adalah kejahatan/sesuatu yang buruk. Jadi menurut mereka salah satu cara meninggalkan kejahatan atau sesuatu yang buruk adalah dengan bermusik. Selain hal itu mereka juga beranggapan bahwa musik adalah kesempatan agar mereka bisa berpergian.

Eksperimen selama bertahun-tahun dengan metode produksi yang rumit akhirnya dua sahabat itu kembali berbisnis awal mereka yaitu bermain gitar, drummer dan vokal.

Konsep grup musik Ciao Lucifer sangat sederhana. Namun dibalik kesederhanaan grup tersebut mereka mampu menampilkan pertunjukan yang liar dan energi yang murni, sehingga tanpa disadari, lantunan lagu pop sederhana mereka membuat semua orang menari.

Lagu-lagu mereka telah diseleksi dengan baik oleh teman perempuan mereka yang suka menari. Jika lagunya tidak disukai oleh teman-teman mereka, musiknya tidak dipakai, yang tetap adalah persahabatan dalam bentuk musik.

Berawal dari pertemuan Ciao Lucifer dengan grup indonesia Rubah di Selatan satu tahun lalu memberikan inspirasi untuk pada pementasan di yogyakarta ini berkolaborasi dengan grup tersebut. Rubah di Selatan adalah grup musik yang mengusung unsur-unsur etnik dalam musiknya, kelompok ini juga beberapa waktu lalu berkesempatan mengadakan tour dan konser di beberapa kota di Eropa.

Dalam pementasan di Rumah Tembi Budaya yogyakarta 2 grup ini lebih banyak mengadalkan improvisasi jadi tidak di rencanakan dengan tepat saat latihan seperti yang dikatakan oleh vokalis Rubah di Selatan Mallinda Zky saat prescon di tembi kemaren. Tiga personil Rubah di Selatan yang lain ada Gilang Pultn, Yayan Padz, dan Ronie Udara.

Pementasan kolaborasi Ciao Lucifer dengan Rubah di Selatan di Tembi Rumah Budaya Yogyakarta, Kamis 27 Juni 2019 kemaren malam sangat memukau. Biarpun dengan setting tempat yang sederhana karena pelaksanaan pementasan tersebut di joglo dan penonton duduk di tikar tetapi tidak mengurangi keceriaan lagu-lagu pop etnik yang mereka mainkan dan nyanyikan. Diawali dengan penampilan Rubah di Selatan menbawakan 2 – 3 lagu kemudian dilanjut dengan 10 lagu yang dibawakan oleh Ciao Lucifer. Di sepertiga akhir acara lebih banyak di isi kolaborasi dari 2 grup tersebut.

Bahkan vokalis Ciao Lucifer mengajak penonton untuk lebih mendekat agar bisa merasakan aura dari musik-musik tersebut sehingga bisa terbawa untuk menari. Mendadak suasana joglo Tembi tersebut menjadi lebih berirama seakan tidak ada lagi batas antara penonton dengan pemain musik dan vokalis.

Dalam keterangannya saat ditanyakan dalam prescon kemaren setelah pementasan di Yogyakarta Ciao Lucifer akan tampil juga di Studio Lokananta Solo pada tanggal 3 Juli 2019 dan kemudian dilanjutkan di Jakarta pada tanggal 6 Juli 2019.

All Photo by BRAJA & Text by YK for jogjatoday.com

You may also like...