Shadow Puppets-Harvey Malaihollo Mengenang Maestro

HarveyMalaiholo_0 1

Sleman- Penyanyi legendaris Indonesia, Harvey Malaihollo ternyata kangen dengan lagu-lagu lama era 1950-an. Meski demikian, sambutan dari penonton Ngayogjazz justru bertambah meriah, terbukti mereka terus menantang Harvey untuk terus bernyanyi hingga meminta tambahan waktu.

Nurlela menjadi lagu pembuka Shadow Puppet and Harvey Malaihollo di Panggung Garuda. Alunan musik rancak dan jenaka khas Bing Slamet ini pun mengalir. Penonton sangat menikmati lagu ini meski tergolong lagu lama.

Selanjutnya mereka membawakan Indonesian Songbook, sebuah proyek yang menghadirkan lagu-lagu abadi Indonesia seperti Bujang dan Dara, Di Wajahmu Kulihat Bulan, dan Irama Hidup karya Bing Slamet dan Ismail Marzuki. Lagu-lagu tersebut dibawakan dengan aransemen baru yang lebih modern kental dengan unsur Jazz.

Shadow Puppet dan Harley Malaihollo merupakan salah satu dari sekian puluh band yang pengisi acara Ngayogjazz tahun ini yang digelar di Dukuh Kwagon, Godean, Sleman Yogyakarta, Sabtu (19/11).

Naskah & Foto: rovitavare

You may also like...

%d bloggers like this: