JFW 2016 - Dream Catcher by Ryani Utami

Ryani Utami Menangkap Mimpi Dengan Desainnya

Dream Catcher by Ryani Utami
Dream Catcher by Ryani Utami

Jogjatoday  – Jogja Fashion Week 2016 yang berlangsung 24-28 Agustus 2016 resmi dibuka pada Rabu (24/8) pukul 13.00 kemaren. Desainer-desainer yogyakarta bahkan indonesia akan menampilkan karya-karya indahnya dengan bertemakan heritage dan menggunakan bahan batik sebagai unsur dalam desain-desain bajunya. Untuk peragaan busana di hari pertama sesi kedua ini yang di beri nama Parade Desainer “Combinart” akan menampilkan 16 desainer yang salah satunya adalah Ryani Utami yang menggunakan nama usaha Cupumanik Batik.
Dalam perhelatan peragaan busana “Jogja Fashion Week 2016” ini ryani ikut menampilkan desain-desain bajunya yang terinpirasi dari kepercayaan suku indian tentang “Dream Catcher” atau penangkap mimpi. Mereka mempercayai bahwa mimpi yang baik ditangkap untuk menjadi bagian dari jaringan hidup, sementara mimpi buruk nantinya akan lolos begitu saja melalui lubang yang ada di tengah penangkap mimpi tersebut. Ryani memberikan judul desainnya kali ini dengan nama “Dream Catcher” karena mewakili mimpi-mimpi indah penuh warna dan mimpi itu mengalir tanpa batas serta bebas. Jenis pakaian yang di desainnya adalah custom, casual dengan menggunakan bahan Cotton dan silk. Untuk warna banyak menggunakan merah, kuning, ungu, hijau dan hitam dengan detail simple Patchwork, obi, Tali ikat juga topi. Proses pengerjaan membutuhkan waktu 2 bulan dengan menggunakan tangan dan mesin.
Berawal dari kecintaan terhadap batik-batik tulis yang beraneka ragam di Indonesia, dan kesungguhannya untuk mengangkat hasil karya para pembatik dan seniman lukis indonesia. Ryani Utami desainer asal jakarta yang sudah 17 tahun tinggal di kota jogja berinisiatif untuk mengenalkan koleksi batik-batiknya kepada teman-teman dan orang-orang di sekitarnya. Berawal dari sudut ruangan rumahnya sebagai galeri kecilnya dan sekarang sudah membuka galeri khusus di JL Ringroad Utara no 4A Sawit Sari, Catur Tunggal Depok Sleman.

[naskah: Einstenia /Jogjatoday]

photo by Yudhi kusvianto for jogjatoday.com