Pelaksanaan Jogja Fashion Week 2016 semakin dekat

Prescon JOGJA FASHION WEEK 2016

photo by Pipo Arokhmanuri

Jogjatoday – Pagelaran busana Jogja Fashion Week 2016 akan berlangsung di Jogja Expo Center 24-28 Agustus mendatang. Pagelaran kali ini akan mengangkat tema THE HERITAGE yang terinspirasi dari kekayaan lokal khususnya yogyakarta sebagai kota batik. Dalam prescon tanggal 22 juli 2016 di Sky Lounge Aston Hotel, Project Officer Jogja Fashion Week 2016 Afif Syakur mengatakan, “pagelaran busana tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena pada tahun ini banyak desainer-desainer yang bekerja sama UKM-UKM yang di sponsori oleh DISPERINDAGKOP” . Beliau juga menegaskan bahwa pengertian batik di JFW kali ini jangan di bayangkan seperti batik-batik tradisional pada umumnya, tetapi harus berkembang dengan penyederhanaan motif, penyederhanaan warna dan lain-lain, sehingga tidak ada pengertian batik itu kuno atau milik pemerintah ataupun khusus acara resmi tetapi batik yang bisa di gunakan dimana saja, oleh siapa saja, dan dalam acara apa aja.
Acara Jogja Fashion Week 2016 kali ini adalah tahun ke 11 yang merupakan program rutin dari DISPERINDAGKOP.
Selain acara Fashion Runaway selama 5 hari terdapat acara-acara lain dan di mulai sejak bulan februari seperti lomba fashion yang di ikuti oleh 125 finalis dari sekolah-sekolah fashion di indonesia seperti solo, lampung, dan riau. Akhirnya disaring menjadi 25 finalis yang akan mempresentasikan 2 karyanya untuk setiap desainer dengan menitik beratkan lomba pada kreasi yang berkaitan dengan yogyakarta sebagai kota batik dunia sehingga karya-karyanya harus 70% dari batik. Pada tanggal 27 agustus akan di adakan seminar tentang Batik Fractal yaitu “Batik Fractal Dalam Hasanah Batik Nusantara dan Fashion’ dengan pembicara Frans Panjaitan, yang kemudian dilanjutkan oleh Ibu Erna Mutiara dari bandung tentang trend busana muslim 2016. Dan untuk acara Fashion RUNAWAY kali ini agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena mengikutsertakan 50 UKM dalam acara shownya yang termasuk 9 finalis juara lomba fashion tahun 2013, 2015 dan 2016. Ditambah lagi kedatangan tamu-tamu dari luar negeri yang ikut meramaikan acara fashion runaway antara lain dari India yang akan show di hari terakhir, Jepang dan Singapura yang akan menampilkan 30 outfit di acara Minishow. JFW tahun ini lebih mengutamakan industri dari pada hingar bingar fashion shownya sehingga panitia merubah pintu masuk yang tahun lalu di utara menjadi di selatan agar lebih memberikan kesempatan untuk counter-counter yang ada bisa di lewati oleh banyak tamu dan lebih meningkatkan penjualannya.
Dalam Pagelaran busana kali ini akan di meriahkan oleh karya busana bekerjasama dengan Pengrajin Gedang Sari-Gunung Kidul. yang akan berkolaborasi dengan 10 desainer IFC yang akan di tampilkan oleh model-model terbaik dari kota yogyakarta, semarang, surabaya dan jakarta dan di koreograferi oleh Tory Mado, Wawan Suharto, Puri dan Kevin.
Selain itu Jogja fashion week kali ini akan bekerjasama dengan Oroundo Mobile Asia yaitu salah satu perusahaan media komunikasi berbasis tehnologi. Dimana dalam event kali ini akan mensupport untuk memberikan informasi tentang materi-materi even JFW 2016 yang diberikan melalui media Handphone.

[naskah: yudhi kusvianto /Jogjatoday]

You may also like...