Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta XI

Jogjatoday

Pembukaan PBTY XI oleh Gubernur DIY

Kawasan ketandan Malioboro telah menjadi ikon eksistensi etnis Tionghoa sebagai salah satu penggerak perekonomian di Kota Yogyakarta khususnya Kawasan Malioboro dan menunjukkan bahwa Kota Yogyakarta adalah kota beragam etnik atau multietnik. Setiap tahun bertepatan dengan Tahun Baru Imlek diselenggarakanlah sebuah event bernuansa tionghoa bernama Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PTBY).

Tahun ini merupakan tahun ke sebelas pelaksaan PBTY, event yang berlangsung selama 5 hari ini, dimulai pada tanggal 18 Februari dengan pembukaan secara langsung oleh Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X. Meskipun mengusung konsep acara yang konsisten setiap tahunnya, yakni pasar kuliner dan berbagai pernak-pernik khas Tionghoa, konsultasi feng shui, fortuner teller (tarot), shin shei atau pengobatan Tiongkok, lomba puisi dan karaoke berbahasa Mandarin, serta Salah satu yang paling dinanti oleh pengunjung adalah Jogja Dragon Festival. Festival tarian naga ini diikuti oleh banyak tim dari dalam dan luar Yogyakarta dan selalu ada hingga ribuan orang yang datang menyaksikannya. Namun terdapat perbedaan yakni puncak acara yang pada tahun sebelumnya dipusatkan di titik Nol Kilometer Yogyakarta, pada tahun ini berlokasi di alun-alun Utara Yogyakarta.

[naskah: Einsteinia /Jogjatoday]

photo by Rendy Kurniawan, Yudhi Kusvianto, Gilang Braja & Didik Widiantoro for jogjatoday.com

You may also like...