rovitavare for JogjaToday

Telling Stories With Hand Shadow

Teater Bayangan Tangan [Hand Shadow] They are not material, they are shadows. But at the same time they are human in their actions and they are alive, because they are the shadows of human...

1 Suro at Tugu Pal Putih

Beginning in 1950, the group called nobility Jogjakarta Hari Dewado commemorating the first of Suro by doing the procession, walking around the palace fortress on the outside. This activity then became a tradition. Until...

Jogja Percussion Festival

The festival is called Jogja Percussion Festival. This year is the first time Jogja Percussion Festival was held in 2014. JPF will feature more than 100 percussionists. This event will be held in every district in Yog

Perang Obor Tradisi Adat Khas Jepara

Perang Obor Tradisi Adat Khas Jepara yang diyakini merupakan ritua mengusir penyakit. terinspirasi dari kisah Mbah Babadan dan Ki Gemblong.

tampil pada Mahakarya Sabang Merauke Nusantara Mendongeng Plasa Pasar Ngasem, Yogyakarta

Penarik Becak “Murjito (52)”

mengenyam pendidika tinggi dan pernah mengajar di salah satu perguruan tinggi lalu berhenti karena idak setuju praktek kolusi di tempat kerja. memutuskan kembali mengayuh becak seperti yang ia lakukan sejak SMP, tak hanya itu hobi dan keterampilannya menangani mesin membuatnya menggeluti restorasi dan koleksi motor antik. dia pun merupakan pelopor pembuat dan pengguna becak motor di Yogyakarta.

Senyum Mbah Bipu

Seorang nenek berumur 90 tahun yang sehari-harinya berjualan kembang di Pasar Bringharjo Yogyakarta ini ternyata berasal dari Klaten (dekat Pabrik Gula Gondang). Dia sendiri sudah lupa telah berapa tahun berjualan kembang, namun yang jelas menurut teman-temannya sudah sangat lama. Dia pulang ke Klaten setiap sepuluh hari sekali, menggunakan bis umum lalu dilanjutkan dengan angkutan desa. Selama di Jogja (10 hari tersebut) dia biasa tidur di pelataran Pasar Bringharjo saat pasar sudah tutup dan pintu-pintu telah digembok.