rovitavare for jogjatoday

When Artist Praying For Country

A number of artists and cultural communities held a joint prayer at the top of the Mount Moyeng, Banaran, Village Pendowoharjo, Girimulyo, Kulon Progo, Yogyakarta, on Monday (3/11). In addition to praying together, the...

Color Fun Run 2014

Lebih dari 10.000 orang dari berbagai kalangan usia hadir pada Color Fun Run 2014 yang di gelar di halaman Balikota Yogyakarta pada Minggu (02/11), event ini diselenggarakan masih dalam suasana memperingati HUT Yogyakarta yang ke-258. Diawali dengan penampilan DJ Aline dan pemanasan, acara dilanjutkan dengan berlari menempuh rute sekitar lima kilometer yang berawal dan berakhir di halaman Balaikota. Sepanjang perjalanan para peserta harus siap untuk belepotan warna karena telah dibekali bubuk warna yang bebas untuk di lemparkan ke udara. Tak hanya itu di beberapa spot, panitiapun telah menyiapkan bubuk warna dalam jumlah banyak yang siap “menghujani” para peserta yang lewat. Acara dilanjutkan dengan pentas musik dimana peserta yang umumnya kalangan muda larut dalam suasana semarak ditengah lapangan dihujani bubuk warna yang kemudian ditutup dengan games dan pembagian doorprize.
[ErKa Har/Rovitavare]

Youth Nationality For Indonesia

Commemoration of Youth Pledge Day, a number of youths staged performances entitled “Selendang Sutera” in Monument SO1M, Yogyakarta, on Tuesday (28/10). 40 people from 34 provinces were dancing together at the opening of the...

Tarung Peresean tampil di Jogja

Tarung Peresean merupakan tradisi suku Sasak Lombok saat ini ditampilkan sebagai upaya menjaga tradisi, namun pada awalnya hanya dilakukan saat upacara adat bulan tujuh (kalender Sasak) untuk meminta hujan.

Presean melibatkan 2 orang pria bersenjatakan tongkat rotan (penjalin) dan perisai kulit kerbau (Ende). Pertarungan ini dipimpin oleh dua wasit, yakni Pakembar Sedi (pinggi lapangan) dan Pakembar Tengaq (tengah lapangan).

Pertarungan berlangsung 5 ronde, dengan sistem apabila sebelum 5 ronde salah satu petarung sudah mengeluarkan darah maka dia dinyatakan kalah. Namun bisa sampai 5 ronde masih imbang, maka pemenang ditentukan berdasar skor hasil pengamatan Pakembar Sedi.

Penampilan Kontingen Propinsi Nusa Tenggara Barat dalam Kirab Budaya Pemuda Nusantara 2014 memperingati Sumpah Pemuda
Malioboro-Kilometer Nol Yogyakarta