Jogja Fashion Week 2016 mengangkat tema “The Heritage”

_DSC0050

Jogjatoday – Jogja Fashion Week adalah salah satu pagelaran busana yang membuktikan bahwa kekayaan budaya lokal dapat menjadi inspirasi dalam berkarya dan tidak lekang oleh waktu. Pada JFW 2016 kali ini menganggat tema “The Heritage” yang terinspirasi dari kekayaan lokal khususnya Yogyakarta yang juga telah dikukuhkan sebagai Kota Batik Dunia. Hal ini wujud bahwa batik tidak hanya milik Jogja namun lebih lagi milik dunia dan dengan pengakuan tersebut JFW2016 lebih menitik beratkan pada statement, apresiasi dan pengakuan tersebut.

Dengan tujuan sebagai salah satu kota batik dan kota fashion di Indonesia yang mengangkat batik, tidak hanya batik jogja dan UKM jogja sertamerta diharapkan dapat memperkenaalkan batik kepada masyarakat pada umumnya dan dapat menarik banyak wisatawan untuk berkunjung ke Indonesia khususnya kota Yogyakarta.

Pada saat jumpa Perss JFW 2016 di The Alana Hotel, Kamis (18/8/2016) Imam Pratanadi selaku Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata berujar ” Sepanjang 2015 silam, kedatangan wisatawan baru sejumlah 308 ribuan yang berasal dari negara-negara Eropa dan Asia Tenggara. Padahal Pemda DIY menargetkan Yogyakarta dapat menjadi destinasi terkemuka di Asia Tenggara pada tahun 2025 mendatang. Maka dari itu diperlukan event-event yang dapat menarik wisatawan bertema spesific sehingga dapat menarik segmen-segmen tertentu.

Selain untuk menarik para wisatawan, tujuan Disperindag mengadakan JFW2016 dengan tema the heritage adalah sebuah upaya untuk memberikan fasilitas untuk binaan disperindag (UKM) dan para pelaku usaha pada umumnya khususnya di bidang fashion. Sehingga dapat menghasilkan karya yang inofatif, JFW memiliki tujuan untuk mendorong sektor industri kreatif , meningkatkan dan memperluas jaringan pemasaran di bidang fashion, meningkatkan nilai tambah kesejahteraan UKM.

Pameran di JFW 2016 kali ini akan di ikuti oleh 200 yang akan menampilkan produk berkaitan busana dan industri kreatif pd umumnya dan foto2 yang berkaitan dengan budaya dan pameran batik tulis dan cap dan pemutaran film dokumenter. Yang menjadikan beda dari tahun-tahun sebelumnya adalah untuk pembukaan fashion show kali ini akan di ramaiakan dengan fashion show yang dilakukan oleh public figur yang bisa menambah suasana menjadi lebih menarik.

[naskah: Tiara Wardana /Jogjatoday]

photo by Yudhi kusvianto for jogjatoday.com

You may also like...