FSI; Jembatan Kreasi Guru Seni dan Budaya

DCIM100MEDIA

Sleman – Festival bertema “Today Arts, Future Culture” telah dibuka secara resmi oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendi, Senin (21/11). Festival bertaraf internasional ini  merupakan ruang apresiasi bagi guru-guru seni dari berbagai daerah di Indonesia dan seniman-seniman muda dari 14 negara yang diundang berpartisipasi.

Dijelaskan Kepala Pusat P4TKSB Salamun, festival tersebut diharapkan mampu menjembatani kreasi-kreasi guru-guru seni dan budaya. Komunikasi kreasi tersebut diharapkan merepresentasikan kualitas dan melahirkan pemahaman baru terkait bahasa estetika dalam konteks pendidikan.

FSI 2016 bertujuan memberikan apresiasi dan ruang kreasi bagi guru seni budaya untuk menampilkan karya terbaiknya. Kebijakan tersebut dilakukan untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas pendidikan seni dan budaya di Indonesia.

Karya-karya seni guru akan ditampilkan, mulai seni pertunjukan, lukis dan kreatifitas lainnya. Selain itu, selama festival berlangsung juga dipentaskan karya seni luar negeri dari tujuh kelompok seniman luar negeri. Seperti Ecuador, Timor Leste, Singapura, Malaysia, Philipina, Inggris.

Teks dan Foto: rovitavare

You may also like...

%d bloggers like this: