Category: People

Mbah Yarsinah

Mbah Yarsinah 77thn, tinggal sendirian di sebuah kamar kecil berukuran sekitar 2×2.5m yang merupakan peninggalan orang tuanya di kawasan Sutodirjan, Yogyakarta. Dia memiliki 3 orang anak yang masing-masing sudah mandiri dan terpencar, 2 orang anaknya masih tinggal di wilayah Yogyakarta dan 1 orang di Jawa Timur. Untuk tambahan biaya hidup dan aktivitas sehari-harinya dia membuat opak dan emping yang kemudian dijajakan di depan kamarnya tersebut. Meski demikian keadaannya dia berkata sangat bersyukur akan hidup dan merasa telah berhasil menjalankan amanah yang dititipkan oleh Tuhan yakni saat melihat anak-anaknya telah mandiri dan memiliki kehidupan yang lebih baik darinya.

Senyum Mbah Bipu

Seorang nenek berumur 90 tahun yang sehari-harinya berjualan kembang di Pasar Bringharjo Yogyakarta ini ternyata berasal dari Klaten (dekat Pabrik Gula Gondang). Dia sendiri sudah lupa telah berapa tahun berjualan kembang, namun yang jelas menurut teman-temannya sudah sangat lama. Dia pulang ke Klaten setiap sepuluh hari sekali, menggunakan bis umum lalu dilanjutkan dengan angkutan desa. Selama di Jogja (10 hari tersebut) dia biasa tidur di pelataran Pasar Bringharjo saat pasar sudah tutup dan pintu-pintu telah digembok.

Abdi Dalem Punokawan

Bapak Kahono Pawoko ( Sebelah Kiri ) adalah nama pemberian dari pihak Keraton sedangkan nama asli beliau adalah Adi Sumarto (68). Beliau sudah mengabdi di Keraton sejak tahun 1993 sebagai abdi dalem Punokawan dengan pangkat terakhir sebagai Lurah.

Perupa Media Kaca

Bapak Saiman Rais (64) adalah perupa dengan media cat air/ acrylic dengan melukis di kaca atau di acrylic. Beliau sudah memulai kegiatan ini sejak tahun 2007 atau bertepatan setelah terjadinya Gempa Jogja. Beliau membuka art shop dirumah tinggalnya di daerah Rejowinangun selatan Bonbin dan di beri nama Sanggar Potro Tunggal @ CFD (19/10/2014)