Category: Art & Culture

Color Fun Run 2014

Lebih dari 10.000 orang dari berbagai kalangan usia hadir pada Color Fun Run 2014 yang di gelar di halaman Balikota Yogyakarta pada Minggu (02/11), event ini diselenggarakan masih dalam suasana memperingati HUT Yogyakarta yang ke-258. Diawali dengan penampilan DJ Aline dan pemanasan, acara dilanjutkan dengan berlari menempuh rute sekitar lima kilometer yang berawal dan berakhir di halaman Balaikota. Sepanjang perjalanan para peserta harus siap untuk belepotan warna karena telah dibekali bubuk warna yang bebas untuk di lemparkan ke udara. Tak hanya itu di beberapa spot, panitiapun telah menyiapkan bubuk warna dalam jumlah banyak yang siap “menghujani” para peserta yang lewat. Acara dilanjutkan dengan pentas musik dimana peserta yang umumnya kalangan muda larut dalam suasana semarak ditengah lapangan dihujani bubuk warna yang kemudian ditutup dengan games dan pembagian doorprize.
[ErKa Har/Rovitavare]

Tarung Peresean tampil di Jogja

Tarung Peresean merupakan tradisi suku Sasak Lombok saat ini ditampilkan sebagai upaya menjaga tradisi, namun pada awalnya hanya dilakukan saat upacara adat bulan tujuh (kalender Sasak) untuk meminta hujan.

Presean melibatkan 2 orang pria bersenjatakan tongkat rotan (penjalin) dan perisai kulit kerbau (Ende). Pertarungan ini dipimpin oleh dua wasit, yakni Pakembar Sedi (pinggi lapangan) dan Pakembar Tengaq (tengah lapangan).

Pertarungan berlangsung 5 ronde, dengan sistem apabila sebelum 5 ronde salah satu petarung sudah mengeluarkan darah maka dia dinyatakan kalah. Namun bisa sampai 5 ronde masih imbang, maka pemenang ditentukan berdasar skor hasil pengamatan Pakembar Sedi.

Penampilan Kontingen Propinsi Nusa Tenggara Barat dalam Kirab Budaya Pemuda Nusantara 2014 memperingati Sumpah Pemuda
Malioboro-Kilometer Nol Yogyakarta

rovitavare for JogjaToday

Telling Stories With Hand Shadow

Teater Bayangan Tangan [Hand Shadow] They are not material, they are shadows. But at the same time they are human in their actions and they are alive, because they are the shadows of human...

1 Suro at Tugu Pal Putih

Beginning in 1950, the group called nobility Jogjakarta Hari Dewado commemorating the first of Suro by doing the procession, walking around the palace fortress on the outside. This activity then became a tradition. Until...

Jogja Percussion Festival

The festival is called Jogja Percussion Festival. This year is the first time Jogja Percussion Festival was held in 2014. JPF will feature more than 100 percussionists. This event will be held in every district in Yog

Perang Obor Tradisi Adat Khas Jepara

Perang Obor Tradisi Adat Khas Jepara yang diyakini merupakan ritua mengusir penyakit. terinspirasi dari kisah Mbah Babadan dan Ki Gemblong.

tampil pada Mahakarya Sabang Merauke Nusantara Mendongeng Plasa Pasar Ngasem, Yogyakarta